Kegiatan Penyambutan Siswa Singapore Di Yayasan Pasraman Gurukula Bangli

Diposting pada 01 Nov 2022 oleh Adi Widyalaya Gurukula Bangli
Kegiatan Penyambutan Siswa Singapore Di Yayasan Pasraman Gurukula Bangli

Bangli, Bali 1 November 2022 – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di lingkungan Yayasan Pasraman Gurukula Bangli saat kedatangan tamu istimewa dari luar negeri. Pada hari Senin (tanggal kegiatan), yayasan menyambut kedatangan rombongan siswa dan guru dari Singapura yang berkunjung dalam rangka program pertukaran budaya dan pendidikan. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan lintas negara sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Bali kepada generasi muda internasional. Setibanya di area Pasraman, para siswa Singapura disambut dengan upacara penyambutan secara adat Bali, termasuk pengalungan bunga, taburan bunga, dan tari penyambutan oleh siswa-siswi Gurukula. Suasana menjadi sangat meriah namun tetap khidmat, menunjukkan kehangatan dan keterbukaan masyarakat Bali dalam menerima tamu dari berbagai belahan dunia. Setelah penyambutan, para siswa diajak untuk mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan budaya, seperti belajar membuat canang sari, mengikuti latihan yoga dan meditasi, serta mengenal nilai-nilai kehidupan berbasis Tri Hita Karana yang menjadi dasar pendidikan di Yayasan Pasraman Gurukula. Para siswa juga diperkenalkan dengan sistem pendidikan ashram yang sederhana namun sarat nilai spiritual dan kebersamaan. Ketua Yayasan Gurukula dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mempererat persaudaraan global melalui pendidikan dan budaya. “Kami merasa sangat terhormat bisa menerima kunjungan dari siswa Singapura. Ini adalah kesempatan untuk saling belajar dan berbagi nilai-nilai positif antar budaya yang berbeda, namun tetap menjunjung kemanusiaan dan kedamaian,” ujarnya. Para siswa dari Singapura tampak antusias dan kagum dengan berbagai aktivitas yang mereka ikuti. Mereka tidak hanya belajar tentang budaya Bali, tetapi juga mengalami langsung bagaimana kehidupan di pasraman yang menekankan kesederhanaan, disiplin, dan kedekatan dengan alam. Banyak dari mereka yang menyatakan kekaguman terhadap nilai-nilai spiritual yang diajarkan di Gurukula. Salah satu siswa dari Singapura mengatakan bahwa kunjungan ini adalah pengalaman yang tak terlupakan. “Saya sangat menikmati kegiatan di sini. Semuanya terasa sangat damai dan menyentuh hati. Saya belajar banyak tentang kehidupan yang seimbang dan sederhana,” ungkapnya. Kegiatan penyambutan ini ditutup dengan sesi tukar cinderamata dan pertunjukan seni budaya Bali, seperti gamelan dan tari tradisional. Kedua belah pihak saling mengucapkan terima kasih dan berharap kerja sama semacam ini dapat terus dilanjutkan di masa depan. Melalui kegiatan ini, Yayasan Pasraman Gurukula Bangli sekali lagi menunjukkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya membina siswa lokal, tetapi juga membuka diri terhadap kolaborasi internasional dalam semangat perdamaian, pelestarian budaya, dan pendidikan universal.